Assalamualaikum

Welcome to my blog!
Blog ini berisi tentang keinginan saya untuk berbagi sesuatu yang baru, alias sharing..
Saya berharap kalian bisa bergabung disini! Bahkan Master Blog sekalipun juga boleh.
Semoga bermanfaat.
Mohon saran & kritik yang keren untuk perbaikan blog ini. Terima kasih

Minggu, 05 September 2010

Antara cinta dan benci! Apa salahnya jika mencintai?

Adakah yang bisa mengartikan kata “mencintai” untukku? Memang kenapa aku bertanya seperti ini? Lucu sekali. Setali dengan “cinta bertepuk sebelah tangan”, mencintai adalah anugerah cinta yang tidak boleh disia-siakan. Sesuatu memang bisa terjadi, cinta bisa membuat seseorang menjadi sangat bodoh karena dibutakan olehnya. Tetapi akan menjadi berbeda ketika sendiri. Menangis mungkin akan menjadi satu-satunya pilihan. Hati seperti tersayat pisau yang tumpul, kadang terasa sangat sakit dan kadang tidak terasa apa-apa. Sebenarnya apa yang salah dalam mencintai? Cinta yang sejati harus tulus dan rela ketika tidak bisa memilikinya. Tetapi tidak mustahil kalau lambat-laun cinta itu bisa berubah menjadi benci. Perasaan itu telah disia-siakan, menjadi tidak berharga. Kenapa kau tidak mau tahu perasaan itu? Baiklah, tetap saja seperti itu.

Mencintai tetapi tidak dicintai dalam titik tertentu akan bisa berubah menjadi sangat jenuh. Seperti layaknya sebuah mata uang perak, cinta dan benci bagaikan dua sisinya yang saling bertolak belakang. Namun memiliki jarak yang sangat tipis. Ketika kita mencintai seseorang, seolah dia selalu ada dalam pikiran kita, begitu juga dengan benci. Cinta dan benci adalah sebuah rasa yang sebenarnya satu alur. Ketika kita mencintai seseorang dalam titik tertentu dapat berubah menjadi benci dan sebaliknya. Ada cinta yang berawal dari “Tresno jalaran soko ngglibet” (aduh, aku kurang begitu paham dengan kata ngglibet). Kalau dipikir-pikir memang bukan cinta pada pandangan pertama dan sama sekali bukan tipe. Mungkin karena ada kesamaan jadi ada rasa yang berbeda.Tapi hal ini tidak cukup untuk bisa menumbuhkan rasa cinta. Gengsi? Karena memang tidak cinta? Atau karena ingin berta’aruf(berpacaran setelah menikah)? Tidak bisa dimengerti ini cinta, benar-benar membuatku pusing. Kenapa harus seperti itu, seseorang yang tidak pernah peduli dengan perasaan ini. Tidak ada yang bisa disalahkan kalau memang tidak mengatakannya dan tidak akan pernah mengatakannya. Seorang cewek dalam era seperti sekarang, memang sudah bukan hal yang tabu kalau ingin menyatakan cinta duluan. Saranku, jangan deh, biar mereka duluan. Yahh, kalau tidak mau diremehkan oleh seorang cowok. Maaf ya buat para cowok, hehehe…

Kita harus mampu mengendalikan rasa cinta yang kita miliki agar rasa itu tidak bergeser menjadi benci. Kita juga tidak boleh mengumbar rasa benci secara berlebihan, karena suatu saat bisa berubah menjadi cinta. So, netralisirlah rasa cinta itu..

Terakhir neh,,” Cowok memegang cinta pertamanya dan cewek memegang cinta terakhirnya”! Oyeah..

Kisah ini,,”Seolah terasa ada beban, apa dia membenciku?” Aku tidak tahu..

Komunikasi memang penting, tapi seolah sudah tidak ada artinya lagi baginya. Dia memang tidak tahu perasaan ini. Tapi satu hal, aku tidak akan meminta maaf karena mencintainya.

Karena aku tidak salah. Biarlah seperti ini. Hanya seperti ini. (oleh nodecta)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar